BerandaAdvertorialMuhidin Ajak Warga Kalsel Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi...

Muhidin Ajak Warga Kalsel Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan

LANGKAR.ID ,Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin mengajak seluruh masyarakat memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026. Menurutnya, kualitas data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) akan menentukan arah kebijakan pemerintah, mulai dari pengembangan usaha hingga pembukaan lapangan kerja.

Ajakan itu disampaikan Muhidin saat mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar BPS Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Rabu (1/7/2026). Pencanangan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan sensus ekonomi di seluruh wilayah Kalsel.

Muhidin menegaskan, keberhasilan sensus bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi di lapangan.

“Terimalah petugas sensus dengan baik dan berikan informasi yang sebenarnya. Data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Ia memastikan Sensus Ekonomi 2026 bukan untuk mencari kesalahan masyarakat ataupun menjadi dasar penambahan pajak. Sebaliknya, data yang terkumpul akan digunakan untuk memetakan kondisi perekonomian daerah, mulai dari pelaku UMKM hingga perusahaan besar.

“Dari data itu pemerintah bisa mengetahui kondisi riil masyarakat, termasuk kendala yang dihadapi pelaku usaha. Selanjutnya pemerintah dapat menyiapkan solusi yang tepat,” katanya.

Muhidin juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam bekerja maupun menjalankan usaha. Menurutnya, informasi tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan BPS dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih efektif.

Selain itu, ia berharap hasil sensus mampu mendorong peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Ia pun mengajak dunia usaha ikut berperan memperluas penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Selatan.

Tak hanya masyarakat, Muhidin juga mengajak media massa berperan aktif menyosialisasikan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 agar semakin banyak warga memahami manfaat sensus dan bersedia memberikan data secara jujur.

“Semakin baik pemahaman masyarakat, semakin berkualitas data yang dihasilkan. Data yang akurat akan menjadi dasar penyusunan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang dilaksanakan BPS untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh. Data hasil sensus akan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, memperkuat sektor usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional maupun daerah. (L212)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

BACA JUGA